Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Syarief Hasan menilai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman konsisten menjalankan tugas dan menjaga hubungan dengan masyarakat, termasuk ulama ustaz hingga habaib.
"Saya masih melihat dia (Kasad Dudung) masih konsisten dengan tugas," kata Syarif kepada wartawan, Jumat (14/10).
Menurut Syarif, kedekatan dan hubungan baik Dudung dengan Ulama selama ini tidak perlu diragukan. Kedekatan itu, kata Syarif, menunjukkan bahwa Dudung tidak anti-Islam.
"Bahwa dianggap anti-Islam saya pikir enggaklah. Dia kan muslim, tidak mungkin dia anti-Islam, dan saya pikir dia selalu mengunjungi pondok pesantren. Itu salah satu bukti bahwa dia tidak anti-Islam," ucapnya.
Mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ini juga mengapresiasi kinerja Dudung dalam menjaga keamanan dan mempertahankan negara.
"Memang harus seperti itu. Harus ada komunikasi," tandasnya.
Syarif berharap Dudung lebih intensif berkomunikasi dan menjalin silaturahmi dengan ulama. Hal itu dianggap cukup penting karena TNI tidak bisa dipisahkan ulama.
"Harapan supaya komunikasi semakin ditingkatkan, dan silaturrahminya semakin diintensifkan. Maka dengan demikian ada persamaan persepsi. Jadi tidak akan ada perbedaan yang selama ini diisukan, dikabarkan seperti itu," pungkas anggota Majelis Tinggi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat tersebut.