Wali Kota Bogor, Bima Arya mengimbau masyarakat agar waspada usai Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa Bogor sempat mencapai titik tertinggi yakni 220 centimeter atau berstatus siaga 1, Minggu (9/10).
"Hujan cukup lama dari sore tadi. Kita pantau dan tadi magrib, saya terima laporan sudah siaga 1. Kalau sudah siaga 1 artinya sudah serius. Karena dampaknya berada di 12 kelurahan di perlintasan Ciliwung menuju Jakarta," katanya di Bogor, Minggu (9/10).
Dia mengungkapkan, hujan hari ini telah menyebabkan longsor di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Akibatnya, 33 Kepala Keluarga (KK) terdampak dan dua orang harus dilarikan ke rumah sakit lantaran sempat terjepit material longsor.
Advertisement
"Alhamdulillah hujan sudah reda dan Katulampa sudah kembali siaga 3. Tapi, bagaimanapun kalau siaga 1nya satu jam, apalagi curah hujannya merata akan ada dampaknya di Jakarta," ujarnya.
Bima mengimbau, warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung untuk tetap waspada.
"Jadi ini warning di semua wilayah sekitar Ciliwung dan saudara kita di Jakarta, siap siaga selalu," tutupnya.