Respons Instruksi Jokowi, Ketum PSSI Janji Evaluasi Manajemen usai Tragedi Kanjuruhan

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan evaluasi dilakukan selain untuk mengungkap akar persoalan tragedi tersebut, juga untuk perbaikan manajemen PSSI, sehingga kejadian yang mengakibatkan korban jiwa tidak lagi terjadi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Respons Instruksi Jokowi, Ketum PSSI Janji Evaluasi Manajemen usai Tragedi Kanjuruhan
Jokowi Tinjau Stadion Kanjuruhan. Antara

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait evaluasi seputar pertandingan sepak bola pasca adanya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan evaluasi dilakukan selain untuk mengungkap akar persoalan tragedi tersebut, juga untuk perbaikan manajemen PSSI, sehingga kejadian yang mengakibatkan korban jiwa tidak lagi terjadi.

"Setiap perkembangan (evaluasi) yang ada, akan saya laporkan kepada Presiden," kata Iriawan dalam keterangannya yang diterima di Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/10).

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan Presiden Jokowi memberikan arahan untuk melakukan evaluasi total meliputi manajemen pertandingan, stadion, penonton, waktu dan manajemen pengamanan.

Selain itu, menurut dia, Presiden Jokowi juga memerintahkan PSSI untuk menginvestigasi secara menyeluruh, termasuk evaluasi penyelenggaraan pertandingan di masa yang akan datang.

Dia pun menyampaikan apresiasi yang tinggi dan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan sepakbola di masa mendatang.

"Bahkan di tengah kesibukannya meninjau langsung Stadion Kanjuruhan Malang," kata Iwan Bule.

Jokowi Soroti Dua Hal usai Tragedi Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo datang ke Malang setelah terjadinya Tragedi Kanjuruhan, Rabu (5/10/2022). Sebelumnya terjadi Insiden kerusuhan setelah laga Arema kontra Persebaya Surabaya yang menewaskan 125 orang, Sabtu (1/10/2022) malam lalu.

Dalam konferensi pers di Malang, Presiden RI Joko Widodo meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk mengaudit total seluruh stadion di Indonesia pascaTragedi Kanjuruhan.

"Saya akan memerintahkan Menteri PU untuk mengaudit total seluruh stadion yang dipakai untuk liga, baik Liga 1, 2, maupun 3 semuanya. Apakah gerbangnya sesuai standar, cukup lebar. Apakah gerbangnya ukuran sesuai standar manajemen lapangan yang memegang kendali siapa, semuanya," terang Jokowi.

"Dari peristiwa ini kita harus perbaiki semuanya, manajemen pertandingan, manajemen lapangan, manajemen pengelolaan stadion, semua harus kita audit total. Saya tidak ingin peristiwa ini terjadi lagi di negara kita," kata Jokowi menambahkan.

Jokowi Minta Tragedi Kanjuruhan Diusut Tuntas

Jokowi juga meminta Menko Polhukam Mahfud MD beserta jajarannya untuk mengungkap Tragedi Kanjuruhan lebih cepat.

Menurut Jokowi, pengungkapan Tragedi Kanjuruhan bisa lebih cepat dilakukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) karena sudah banyak titik terang.

"Kan sudah disampaikan Menko Polhukam beliau minta satu bulan tapi saya minta secepat-cepatnya karena ini barangnya kelihatan semua," tegas Jokowi.

Di sisi lain, seluruh kompetisi untuk sementara ditunda akibat Tragedi Kanjuruhan. Sekjen PSSI Yunus Nusi menyebut semua klub Liga 1 2022/2023 dan Liga 2 2022/2023 sepakat untuk menunda kompetisi imbas Tragedi Kanjuruhan.

Liga 1 tengah menggelar pekan ke-11 Liga 1 dan pekan ketujuh Liga 2 ketika PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengambil keputusan untuk menghentikan kompetisi.

Rekomendasi