Gunung Raung di Jatim Keluarkan Asap Putih Setinggi 400 Meter, Status Masih Level 1

Gunung Raung di Jawa Timur kembali mengeluarkan asap putih setinggi 400 meter dari puncaknya, Rabu (6/7). Aktivitas gunung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso itu dinyatakan masih normal atau berada di level 1.

Muhammad Permana
Oleh Muhammad Permana - Reporter
Gunung Raung di Jatim Keluarkan Asap Putih Setinggi 400 Meter, Status Masih Level 1
Gunung Raung keluarkan asap setinggi 400 meter. ©2022 Merdeka.com/HO-PVMBG

Gunung Raung di Jawa Timur kembali mengeluarkan asap putih setinggi 400 meter dari puncaknya, Rabu (6/7). Aktivitas gunung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso itu dinyatakan masih normal atau berada di level 1.

Asap putih teramati alat khusus di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung yang berada di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Petugas PPGA Raung, Agung Tri Subekti menyebut, keluarnya asap putih dari kawah kemungkinan terjadi akibat reaksi alam.

"Mungkin karena kemarin hujan deras di puncak," jelas Agung, Rabu (6/7).

Menurut Agung, asap putih yang keluar dari dalam kawah Gunung Raung tergolong aman. "Insyallah aman, soalnya asap putih, kalau abu-abu berarti ada sesuatu," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) pada periode Selasa (5/7) pukul 00.00-24.00 Wib, kondisi cuaca di kawasan itu cerah, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan selatan. Suhu udara mencapai 16-31 derajat celcius. Volume curah hujan 60 mm per hari.

Secara visual, gunung tertutup kabut. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dari tinggi 50-400 meter di atas puncak.

Gempa embusan terjadi sebanyak 3 kali dengan amplitudo 6-7 mm dan durasi 32-40 detik. Sementara gempa vulkanik dangkal terjadi sebanyak 2 kali dengan amplitudo 4-5 mm dan durasi 20-21 detik.

Gempa tektonik jauh terjadi sebanyak 5 kali dengan amplitudo 6-32 mm, S-P 20-31 detik, dan durasi 56-130 detik. Aktivitas gunung berapi setinggi 3332 meter di atas permukaan laut itu juga membuat tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-4 mm (dominan 1 mm).

Meski asap putih yang keluar dari dalam kawah membumbung cukup tinggi, namun aktivitas vulkanik Gunung Raung masih terbilang normal. "Statusnya masih tetap level I," ungkapnya.

Untuk menghindari potensi bahaya gas vulkanik, PPGA Raung mengimbau kepada masyarakat atau wisatawan, untuk tidak turun ke dasar kawah atau mendekati kawah yang ada di puncak.

Selain itu petugas juga tidak memperkenankan wisatawan berkemah di sekitar puncak, bibir, kaldera kawah Gunung Raung.

Rekomendasi