Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan Pasar Banyumas di Jawa Tengah yang telah direhabilitasi. Puan menitipkan pesan kepada pedagang maupun pembeli agar menjaga kebersihan pasar.
"Artinya bukan karena kita semua hari ini datang pasarnya bersih karena dibersihin dulu tadi malam, tapi besok kotor lagi, nah ini tentu saja tanggung jawab dari pemda, tentunya untuk mengawasi," ujar Puan di Pasar Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (6/7).
Ketua DPP PDIP ini berujar, pasar yang tidak layak dan kotor adalah cerminan dari kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitarnya. Aritnya, masyarakat tidak bisa menjaga kebersihan.
"Artinya nanti terbiasa hidup sehari-hari tanpa menjaga kebersihan, jadi ini akan menjadi penting ya tentu pedagangnya di pasar Banyumas ini terus menjaga kebersihan, plus yang datang pun harus menjaga kebersihan," tuturnya.
Advertisement
Puan menyebut, sebelum dibangun kondisi pasar Banyumas becek dan atapnya bocor. Sirkulasinya udaranya juga tidak ada layaknya pasar tradisional zaman dulu.
"Saya membayangkan itu pasar tradisional zaman dulu dan sekarang bentuknya seperti ini bagus green, kering dan kemudian lostnya tertata rapih dan bahkan ada rel buat difabel, yang memungkinan buat ibu-ibu sepuh mbah mbah bisa ikut masuk ke pasar juga dan kemudian sinar matahari sirkulasinya baik," ungkapnya.
Puan Maharani lalu berpesan kepada Kementerian PUPR untuk menyelesaikan hal-hal kecil yang mungkin masih berserakan di pasar Banyumas. Dia bilang, pasti ada hal-hal kecil yang belum selesai namun tidak terlihat.
"Misalnya sirkulasinya kalau digambar secara teoris itu baik tapi ternyata kurang sirkulasi di satu tempat, di titik titik tertentu, karena enggak mungkin bisa kelihatan kalau enggak ada di lapangan," kata dia.