Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan alasannya belum menutup dua outlet Holywings. Dia menyatakan belum memiliki landasan hukum untuk melakukan penutupan.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyerukan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menutup dua outlet Holywings yang menjadi sorotan lantaran kontroversi promosi minuman keras bernuansa SARA.
"Penutupan Holywings di Jakarta sudah kami pelajari karena izin-izin yang tidak terlengkapi karena itu bisa ditutup. Untuk di Kota Medan sendiri kami mau menutup tempat usaha harus ada landasannya," katanya, Jumat (1/7).
Bobby mengatakan, penutupan sebuah tempat usaha harus sesuai aturan dan ada yang menjadi landasannya. Saat ini Pemkot Medan masih mempelajari perizinan Holywings.
"Ya pastinya kalau tidak ada izinnya pasti akan kami tutup. Makanya saya sampaikan untuk penutupan ini jangan hanya, mohon maaf, karena suasana-suasana seperti ini ikut-ikutan menutup tapi landasannya nggak kuat," ujarnya.