Kenali Gejala-gejala Awal Anak Terserang Flu Singapura

Flu Singapura dapat menular melalui droplet saat bersin atau batuk dan menggunakan alat makan bersama.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kenali Gejala-gejala Awal Anak Terserang Flu Singapura
Flu Singapura pada Anak. wederm.com

Flu Singapura atau HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease) salah satu penyakit mudah menular dan kebanyakan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun bahkan hingga 10 tahun. Flu Singapura dapat menular melalui droplet saat bersin atau batuk dan menggunakan alat makan bersama.

Flu Singapura dan Influenza agak sulit dibedakan dari gejala awal. Karena Flu Influenza dan Flu Singapura memiliki gejala awal yang mirip, yaitu mengalami demam dan lemas, ada ciri khas yang terjadi pada Flu Singapura.

"Ciri utama anak yang terkena HFMD ini biasanya timbul lesi atau ruam kemerahan pada mulut, telapak tangan dan telapak kaki bahkan jika berkembang dapat melepuh," ujar dr. Josephine Herwita di Jakarta, Senin (27/6).

Jika kemerahan yang terjadi pada mulut, kaki dan tangan berkembang terus-menerus, kata dr. Josephine, maka akan timbul tonjolan yang melepuh dan berisi cairan. Ketika gejala tersebut muncul dan anak menjadi rewel serta tidak nafsu makan, maka orang tua patut mencurigai kondisi tersebut.

"Jadi, jika anak sudah memiliki gejala tersebut sebaiknya hindari self diagnose dan langsung memeriksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis pasti dari dokter," jelas dia.

Nafsu makan yang menurun pada anak, lanjut dia, juga memberikan dampak yang besar terhadap imunitas anak. Makan makanan yang bergizi mencukupkan kebutuhan bakteri baik atau probiotik, dapat meningkatkan imun anak.

"Pencernaan memiliki andil yang kuat untuk imunitas pada anak. Namun, yang terjadi adalah anak terkadang menjadi picky eater dan menyebabkan bakteri baik yang dibutuhkan oleh anak mungkin tidak tercukupi," kata dia.

Rosliyana, ibu tiga anak ini mengaku anaknya yang berusia lima tahun terkena flu singapura. Gejala awal, kata dia, anaknya mengalami panas tinggi dan demam. Di hari berikutnya, muncul ruam merah di sejumlah bagian tubuh anaknya.

"Anak saya awalnya panas sekitar 38-39 derajat. Besoknya, muncul kayak bentol-bentol merah di tangan, kaki dan badannya. Ada juga di mulut kayak luka lecet di samping mulutnya," jelas dia.

"Menurut dokter anak dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, imunitas anak saya sedang menurun dan mesti berikan asupan vitamin untuk meningkatkan imunitasnya," tutup dia.

Rekomendasi