Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Denmark mematangkan rencana proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) berskala besar. Selain itu, mereka pun sepakat menjalin kerja sama di sektor kesehatan.
Kesepakatan itu dibahas dalam pertemuan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen.
PLTB rencananya dibangun di Garut Selatan. Ada di tiga kecamatan yang jadi sasaran. Selain Pameungpeuk yang telah lebih dulu dikaji, tidak tertutup kemungkinan proyek itu direalisasikan di Kecamatan Cibolang dan Cisompet.
Perusahaan turbin angin terbesar di dunia asal Denmark, Vestas Wind System digandeng untuk kerja sama.
"Denmark akan investasi membuat pembangkit listrik tenaga bayu di Garut selatan, sebesar 400 MW di tahap satu. Tahap final atau total PLTB Garut selatan akan menghasilkan listrik dari jenis energi terbarukan sebesar 1.600 megawatt," ujar Ridwan Kamil, Senin (11/4).
Advertisement
Diperkenalkan pada G20
Ia menyebut proyek akan dikerjakan 2022 atau paling lambat awal 2023. PLTB Garut selatan juga akan diperkenalkan ke publik mancanegara dalam perhelatan Presidensi G20 November 2022.
Pembangunan PLTB di Jabar bagian selatan oleh perusahaan Denmark ini sudah direncanakan sejak 26 Oktober 2021. Saat itu Dubes Denmark memperkenalkan perusahaan Vestas Wind System.
Daerah Garut Selatan dipilih berdasarkan kajian potensi angin yang menjanjikan. Sejauh ini baru tiga kecamatan yang menjadi opsi, namun tidak menutup kemungkinan lokasinya bertambah.
Advertisement
Pembangunan Kesehatan
Selain isu energi baru terbarukan, pembahasan antara kedua belah pihak menyentuh rencana pembangunan kesehatan di masa pandemi. Perusahaan mitra Denmark Novo Nordisk Indonesia, perusahaan farmasi, memberikan hibah untuk penguatan layanan kesehatan masyarakat dengan fokus penanganan penyakit diabetes di Jabar.
"Perusahaan Denmark memberikan hibah penguatan melawan penyakit diabetes yang menyebabkan biaya di rumah sakit sangat tinggi dan yang menyebabkan salah satu kematian terbanyak Covid-19 adalah komorbid diabetes. Nanti ada 46 puskesmas yang akan dibantu," ucap Ridwan Kamil.
"Denmark juga punya teknologi waste water treatment yang akan dijadikan pilot project sebagai standar teknologi terbaik," pungkasnya.