Kasus Corona Melandai, PTM 100 Persen Kembali Digelar di Kota Tangerang

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, kembali menerapkan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen bagi pelajar PAUD, TK, SD hingga SMP. Hal itu didasari dari terus menurunnya angka kasus Covid-19 di kota itu. Kebijakan ini diiringi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Kasus Corona Melandai, PTM 100 Persen Kembali Digelar di Kota Tangerang
Ilustrasi. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, kembali menerapkan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen bagi pelajar PAUD, TK, SD hingga SMP. Hal itu didasari dari terus menurunnya angka kasus Covid-19 di kota itu. Kebijakan ini diiringi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

"Mulai dari tetap menggunakan masker, cek suhu, cuci tangan, mengaktifkan satgas Covid-19 tingkat sekolah hingga Satgas kelas. Sedangkan secara aturan, ekstrakurikuler masih belum boleh digelar, kantin juga belum boleh dibuka," kata Kepala Disdik Kota Tangerang Jamaludin, Senin (4/4).

Dalam pengawasan, Disdik Kota Tangerang juga sudah membentuk tim monitoring dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Satpol PP, hingga kewilayahan yaitu kecamatan dan kelurahan.

"Jika ditemukan positif rate di atas lima persen, Dindik akan langsung menutup sekolah tersebut secara total. Dengan itu, kepatuhan dan pengawasan harus beriringan sehingga PTM bisa terus digelar dan dinyatakan aman diberlakukan," tegasnya.

Dia menjelaskan, untuk vaksinasi pelajar di Kota Tangerang, sudah mencapai 89 persen pada dosis satu dan 80 persen pada dosis dua. Dan untuk kategori guru sudah dinyatakan 99 persen tervaksinasi, sisanya hanya guru dengan penyerta komorbid saja.

"Dengan itu, dalam rapat terakhir Dindik sudah mengimbau dan menugaskan tim untuk melakukan pendataan ulang terkait vaksinasi pelajar. Sehingga pelajar yang belum mengikuti vaksinasi, dapat dilakukan pendekatan lebih lanjut dan segera mengikuti vaksinasi Covid-19," jelas dia.

Rekomendasi