Terluka akibat Kecelakaan, Ryan D'masiv Manggung Pakai Kacamata Hitam

Sejumlah personel band D’masiv terluka akibat kecelakaan di Jalan Raya Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Minggu (27/3) dini hari. Namun, mereka tetap manggung dan menghibur masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur.

Muhammad Permana
Oleh Muhammad Permana - Reporter
Terluka akibat Kecelakaan, Ryan D'masiv Manggung Pakai Kacamata Hitam
Rian D'masiv saat tampil di Banyuwangi. ©2022 Merdeka.com

Sejumlah personel band D'masiv terluka akibat kecelakaan di Jalan Raya Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Minggu (27/3) dini hari. Namun, mereka tetap manggung dan menghibur masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur.

Sebelumnya grup band D'masiv dijadwalkan tampil dalam pentas musik bertajuk Seniman (Simphony Musik Lintas Zaman) bersama Rita Effendy, Deddy Dhukun, dan Almafilia.

Namun di tengah perjalanan minibus Toyota Innova yang ditumpangi 4 personel D'masiv, termasuk Ryan, mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju lokasi manggung sekitar pukul 03.00 Wib. Kendaraan yang dikemudikan FAD (27) warga Dusun Karangan, Desa Licin, Kecamatan Licin, Banyuwangi itu oleng lalu menabrak pohon hingga tiang penerang lampu jalan.

Meski mengalami kecelakaan dan terluka, Rian bersama grup band D'masiv tetap menghibur dan menyanyikan sejumlah tembang andalannya dalam acara yang digelar di Gesibu Blambangan, Minggu (27/3) malam.

Rian tampil mengenakan kacamata hitam untuk menutupi kondisi mata yang lebam. Dia sempat membuka kacamata beberapa saat untuk meminta maaf kepada penonton dan seluruh masyarakat Banyuwangi.

"Kami mohon maaf karena ada sedikit insiden dalam perjalanan menuju Banyuwangi. Sebenarnya kami tidak kuat, namun demi penonton dan seluruh masyarakat Banyuwangi, kami tetap manggung dan menghibur kalian semua," kata Rian kepada seluruh penonton saat tampil dalam Simphony Musik Lintas Zaman.

Selain Rian, gitaris Nurul Damar Ramadan juga tampak mengalami luka di bagian dahu. Luka itu tampak ditutup dengan perban. Selain itu, drumer D'masiv, Wahyu Piaji mengalami sesak napas dan luka di bagian dada.

Mewakili seluruh personel grup band D'masiv, Rian meminta doa kepada agar mereka segera pulih dan sembuh sepulang dari Banyuwangi. "Kita minta doa agar kami segera pulih, mata saya sakit, merem terus. Doakan Rama (gitaris) jahitannya cepat kering, drummer D'Masiv juga, Wahyu Piaji sesak napas," ungkap Rian.

Dalam konser itu, D'Masiv menyanyikan tembang andalannya, seperti lagu "Merindukanmu", "Pergilah Kasih", "Cinta Ini Membunuhku", "Sinema", dan "Jangan Menyerah".

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi H Sugirah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas insiden yang dialami personel D'masiv. Dia bersyukur karena grup band itu tetap manggung dan menghibur semuanya.

"Kami sebagai pemerintah Kabupaten Banyuwangi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Banyuwangi dan di luar Kabupaten Banyuwangi. Bagaimanapun juga kecelakaan itu tidak kita kehendaki, namun kuasa Allah demikian, alhamdulillah grup band D'masiv tetap tampil dan menghibur kita semua," ujar Sugirah.

Rekomendasi