Masyarakat Desa Juanga Morotai Serahkan Senpi Rakitan, Granat dan Amunisi ke TNI

Ia menyebut, tak hanya senjata rakitan saja yang diserahkan oleh masyarakat. Mereka juga menyerahkan munisi campuran sebanyak 284 butir dengan berbagai macam kaliber.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Masyarakat Desa Juanga Morotai Serahkan Senpi Rakitan, Granat dan Amunisi ke TNI
amunisi ©2019 Merdeka.com

Masyarakat di Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, telah menyerahkan sejumlah amunisi kepada Satgas Kodim Maluku Utara Yonif Raider Khusus 732/ Banau. Penyerahan dilakukan pada Minggu (6/3), di Pos Ramil Daruba.

Pangdam XVI/ Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon mengatakan, penyerahan itu setelah adanya pembinaan teritorial dan pendekatan kepada masyarakat secara humanis yang terus dilakukan oleh personel Satgas Kodim Maluku Utara Yonif Raider Khusus 732/ Banau.

"Adapun penyerahan amunisi tersebut, berupa 5 butir amunisi (4 butir amunisi kaliber 7,62 mm, dan 1 butir amunisi kaliber 12,7 mm), granat cincin sebanyak 7 buah dan granat tangan tipe 97 sebanyak 15 buah," kata Richard dalam keterangannya, Rabu (9/3).

"Jadi selama 5 bulan melaksanakan tugas, Satgas Kodim Malut Yonif RK 732/Banau telah menerima senjata rakitan laras panjang sebanyak 5 pucuk," sambungnya.

Ia menyebut, tak hanya senjata rakitan saja yang diserahkan oleh masyarakat. Mereka juga menyerahkan amunisi campuran sebanyak 284 butir dengan berbagai macam kaliber.

"Bahan peledak berupa granat sebanyak 22 buah (granat cincin sebanyak 7 buah dan granat tangan tipe 97 sebanyak 15 buah) serta magazen sebanyak 46 buah," sebutnya.

Selain itu, jenderal bintang dua ini juga mengapresiasi masyarakat yang telah sukarela dan kesadarannya menyerahkan senjata, amunisi maupun bahan peledak yang selama ini mereka simpan.

"Kami berterima kasih dan mengapresiasi kepada masyarakat telah mau menyerahkan senjata dan munisi kepada kami. Hal ini tentunya tidak terlepas karena adanya kedekatan dan kepercayaan masyarakat kepada aparat kewilayahan," ujarnya.

Ia pun mengajak kepada aparat kewilayahannya untuk selalu dekat dengan masyarakat dimana mereka bertugas. "Pelihara dan jaga kedekatan dengan masyarakat, bantu bila masyarakat mendapat kesulitan," ucapnya.

Richard pun juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu-ragu untuk menyerahkan senjata atau amunisi yang masih mereka miliki.

"Kami berharap dan mengimbau kepada masyarakat yang saat ini, mungkin masih memiliki senjata api maupun munisi, agar mau menyerahkan kepada kami, kepada Babinsa, ataupun personel Satgas Koramil terdekat," jelasnya.

"Kami akan sangat berterima kasih, karena bersama-sama kami telah membantu dalam menjaga keamanan dan kenyamanan serta meminimalisir hal- hal yang tidak diinginkan," sambungnya.

Selanjutnya semua material ini langsung diserahkan dan di tangani oleh Satuan yg berkompeten dengan menerapkan SOP perlakuan terhadap material yang sensitive tersebut guna proses lebih lanjut.

Rekomendasi