Berani Berubah: Dapat Emas dari Menabung di Bank Sampah

Awal dibentuknya Bank Sampah dari pola pikir yang berubah. Dia ingin memotivasi warga sekitar untuk mencintai kebersihan lingkungan

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
Berani Berubah: Dapat Emas dari Menabung di Bank Sampah
Kegiatan Bank Sampah. istimewa

Sudah satu bulan Bank Sampah beroperasi. Warga sangat antusias menukar sampah rumah tangga dengan barang-barang berguna. Kini sudah ada 100 anggota yang ikut kegiatan bank sampah. Biasanya mereka menukar botol plastik dengan sembako atau emas.

Ketua Bank Sampah Yussi Wiyono bercerita, awal dibentuknya Bank Sampah dari pola pikir yang berubah. Dia ingin memotivasi warga sekitar untuk mencintai kebersihan lingkungan. Caranya, dengan membuka tabungan di Bank Sampah.

"Mereka mendapat keuntungan dari tabungan berupa tabungan sampah yang nantinya akan mereka bisa ditukar dengan uang atau dengan mini gold, emas," kata Yussi.

Anggota Bank Sampah semakin hari semakin banyak. Awalnya masih 10 orang, kini 100 orang ikut kegiatan Bank Sampah. Mereka mengetahui keuntungan menjadi anggota Bank Sampah dari mulut ke mulut. Kemudian mereka tertarik, dan mulai mengumpulkan sampah barang bekas yang masih bisa terpakai.

Kegiatan Bank Sampah ternyata bisa membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka bisa mendapat emas sampai mendapat sembako dari hasil menabung di Bank Sampah. Selain itu, kegiatan Bank Sampah juga mengajarkan warga sekitar untuk lebih mencintai kebersihan.

"Berawal dari kita mindset kita yang harus dirubah. Jadi semangatnya yang harus dirubah dan harus berani untuk berubah. Berubah dari hal kecil, berubah dari diri sendiri dan berubah dari sekarang," kata Yussi.

Rekomendasi