Sebanyak 90 personel Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) diberangkatkan ke perbatasan Indonesia-Timor Leste. Mereka ditugaskan untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan, Senin (28/2).
Pemberangkatan ini ditandai dengan upacara pelepasan personel BKO Pengamanan Perbatasan RI-RDTL, yang dipimpin Dansat Brimob Polda NTT, Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli.
Puluhan personel yang dipimpin Danki Pamtas AKP Antonio Cortereal ini, akan melaksanakan tugas mulai dari tanggal 1 Maret hingga 31 Mei 2022, di daerah perbatasan RI-RDTL di Kabupaten TTU, Belu dan Malaka.
Kepada para personel Pamtas, Ferry Raimond Ukoli meminta untuk melaksanakan Pam BKO wilayah perbatasan RI-RDTL dengan senang hati, ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.
"Lakukan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berkaryalah di sana dengan baik. Periode sebelumnya sudah baik, anda harus lebih baik lagi. Hindari pelanggaran sekecil apapun," tegasnya.
Menurutnya, ini merupakan tugas mulia yang harus dilaksanakan, sehingga diminta untuk menjaga kepercayaan pimpinan.
"Ini merupakan tugas yang mulia dan merupakan amanah dari pimpinan kepada rekan-rekan untuk melaksanakan tugas di perbatasan RI-RDTL," ungkap Ferry Raimond Ukoli.
Dia berharap personel yang ditugaskan agar selalu bersinergi dan berdampingan dengan personel TNI, yang bersama-sama menjaga perbatasan. Tidak boleh ada benturan.
"Jalin sinergitas dan silaturahmi dengan rekan kita TNI, jangan ada benturan yang tidak berguna," pesan Ferry Raimond Ukoli.
Selain melepas anggota yang akan tugas di perbatasan RI-RDTL, Dansat Brimob juga menerima 12 orang personel Purna Tugas Satgas Ops Madogo Raya Polda Sulawesi Tengah (Sulteng).