Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memberikan penghargaan kepada PDI Perjuangan (PDIP) yang telah berdedikasi dan berkontribusi dalam penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana PDIP (Baguna PDIP) Max Ruland Boseke dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto hadir menerima penghargaan di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta Pusat, Rabu (23/2).
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menaruh perhatian kepada Basarnas, BMKG serta BNPB. Hal itu disampaikan Megawati melalui Hasto saat membacakan sambutan.
"Salam dari Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau menaruh perhatian yang begitu besar terhadap Basarnas, terhadap BMKG, dan juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Ini adalah the Three Musketeers kata Bu Mega," ucap Hasto mengutip pernyataan Megawati Soekarnoputri.
Dia menuturkan, Megawati mengingatkan agar selalu melakukan upaya untuk melakukan pertolongan kepada rakyat. Baik itu proses pencarian, melalui dari aspek hulunya, pencegahan. Kemudian membangun kedisiplinan termasuk membangun gedung. Mega juga, kata Hasto, mengingatkan tentang pentingnya membangun kesadaran terhadap keselamatan dan pentingnya aspek-aspek keselamatan.
"Bagaimana kita semua membangun kesadaran terlebih Indonesia Raya kita ini adalah suatu wilayah yang terletak di antara dua benua dan dua samudera. Tentu saja mengandung suatu potensi kerawanan akibat berbagai aktivitas tektonik, vulkanik, dan terlebih kita berada di ring of fire," ujar Hasto.
Advertisement
Punya Kekuatan Satu Batalion
Dia menambahkan, kerjasama dan pelatihan Basarnas kepada Baguna PDIP untuk terus menggembleng agar bersama-sama. Dapat membantu Basarnas sebagai kekuatan yang disiplin dan kemudian terlatih dalam penanganan bencana.
"PDI Perjuangan terus bekerja sama melakukan pelatihan dengan Basarnas. Target kami punya kekuatan satu batalion yang telah dididik oleh Basarnas dan punya semangat untuk membantu pelatihan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kerakyatan," ujar Hasto.
Sementara itu Kepala Basarnas, Marsekal Muda (Marsda) TNI Henri Alfiandi menjelaskan pihaknya menggandeng instansi, relawan dan organisasi, baik organisasi politik, kemasyarakatan, kepemudaan yang memiliki niat yang sama. Bersama peduli terhadap rakyat Indonesia yang dalam kondisi kedaruratan.
Hal itu juga, kata dia, sesuai amanat UU Nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan badan SAR nasional sebagai penyelenggara operasi pencarian dan pertolongan Indonesia.
"Kerjasama Basarnas dengan instansi organisasi merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergitas antara Basarnas dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga dapat memberikan layanan search and rescue yang optimal kepada masyarakat," ujar Kepala Basarnas.