Tak Direspons Asrama Haji soal Isoter, Gibran: Nanti Saya Telepon Gubernur

"Belum ada balasan. Dalam waktu dekat nanti saya telepon pak gubernur (Jateng) juga," katanya.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Tak Direspons Asrama Haji soal Isoter, Gibran: Nanti Saya Telepon Gubernur
Jelang Natal, Gibran Tinjau Penerapan Prokes di Gereja. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tengah menyiapkan sejumlah tempat isolasi terpusat (Isoter) seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bengawan. Sedikitnya, ada dua lokasi yang disiapkan, yakni Graha Wisata Sriwedari dan Dalem Priyosuhartan, Laweyan.

Selain kedua lokasi, Gibran mengaku sudah berkirim surat ke Asrama Haji Donohudan agar menghidupkan lagi tempat yang pernah digunakan untuk isolasi terpusat (isoter) itu. Namun menurutnya, upaya tersebut belum mendapatkan respon positif dari pengelola.

"Belum ada balasan. Dalam waktu dekat nanti saya telepon pak gubernur (Jateng) juga," katanya.

Gibran menilai, kebutuhan lokasi untuk isolasi terpusat tersebut mendesak dilakukan. Mengingat saat ini warga yang terpapar sudah cukup banyak.

"Iya no, kasuse wis akeh kok (kasusnya sudah banyak). Tapi tenang saja, kebanyakan ringan atau tanpa gejala," jelas dia.

Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Solo Ahyani mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Dalam surat tersebut, Pemkot Solo meminta agar gubernur membuka lagi tempat isoter bagi pasien orang tanpa gejala (OTG) di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

"Kita sudah berkirim surat ke Pemprov. Kita minta izin pak gubernur untuk membuka lagi isoter yang ada di Asrama Haji Donohudan," ucapnya.

Rekomendasi