Kasus Aktif Covid-19 di Bekasi Tembus 13.000, Ruang ICU dan Isolasi Ditambah

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memutuskan untuk menambah ruangan ICU dan isolasi bagi pasien Covid-19 yang memiliki gejala sedang hingga berat. Langkah ini dilakukan karena lonjakan kasus konfirmasi positif di daerah itu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kasus Aktif Covid-19 di Bekasi Tembus 13.000, Ruang ICU dan Isolasi Ditambah
Ilustrasi Ruang Isolasi Covid-19. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memutuskan untuk menambah ruangan ICU dan isolasi bagi pasien Covid-19 yang memiliki gejala sedang hingga berat. Langkah ini dilakukan karena lonjakan kasus konfirmasi positif di daerah itu.

Berdasarkan laporan perkembangan Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Bekasi, terdapat 13.068 pasien pada Selasa (8/2). Sebanyak 468 di antaranya sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan (Dines) Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan saat ini pihaknya telah menyiapkan 1.200 tempat tidur untuk pasien Covid-19 bergejala.

"Saat ini tempat tidur yang tersedia ruang isolasi dan ICU (rumah sakit) itu jumlahnya di 1.200 lebih, untuk mengantisipasi karena sekarang sudah terisi di 500 tempat tidur," kata Tanti, Rabu (9/2).

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, lanjut Tanti, pihaknya sudah berkoordinasi dengan 42 rumah sakit yang ada di Kota Bekasi untuk membantu menambah ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19. Mereka berharap tempat tidur yang tersedia lebih dari 3.000 unit.

Rekomendasi