Aksi blokade terjadi di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Sorong, Papua Barat, Sabtu (5/2) malam. Polisi menyatakan kejadian itu tidak terkait bentrok berdarah sebelumnya dan situasi kota itu terkendali dan kondusif.
"Situasi Sorong aman terkendali," tutur Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi saat dikonfirmasi, Minggu (6/2).
Dia menyatakan tidak ada gangguan situasi kamtibmas terkait blokade jalan tersebut. Petugas bergerak cepat menanganinya.
Advertisement
Menurut Adam, aksi penutupan jalan dilakukan masyarakat lantaran ada warga yang meninggal dunia. Sementara itu, pihak keluarga mengira terjadi unsur pidana atas kejadian tersebut.
"Meninggalnya kesetrum," jelas dia.
Adam memastikan kejadian tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan peristiwa bentrok antarkelompok di Sorong beberapa waktu lalu, termasuk peristiwa kebakaran tempat hiburan malam yang merenggut belasan jiwa.
"Tidak ada kaitannya dengan peristiwa Double O," tandas Adam.
Sebelumnya, sebanyak 15 pelaku bentrok berdarah di Sorong, Papua Barat, ditangkap kepolisian. Bentrokan ini menyebabkan belasan orang tewas karena terjebak di sebuah karaoke yang terbakar pada 25 Januari 2022 lalu.
Pelaku yang diamankan di antaranya dua pelaku pembacokan terhadap seorang korban hingga tewas di tempat. Sementara 13 orang lainnya yang melakukan pembakaran karaoke Doubel O hingga menewaskan 17 orang tidak bersalah saat bentrok dua kelompok terjadi.
Reporter: Nanda Perdana Putra/Liputan6.com.