Total anggota ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang terlibat kericuhan demonstrasi di Polda Jabar sebanyak 725 orang. Puluhan mobil dan motor hingga barang bukti berupa batu serta senjata tajam turut disita.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan penangkapan ratusan demonstrasi ini merupakan tindakan tegas terukur karena aksinya sudah mengganggu ketertiban, merusak fasilitas umum dan negara.
“Unjuk rasa berlangsung anarkis dan merusak fasilitas umum dan negara. Kami mengamankan 725 orang, 24 orang di antaranya residivis,” jelas dia di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (27/1).
“Turut diamankan barang bukti kendaraan bermotor, untuk roda empat kurang lebih 85 unit, motor ada 193 unit. Sebagian di antaranya telah dilakukan pengecekan, data kendaraan ditemukan 76 yang memiliki data kendaraan yang tidak sesuai dengan nomor kendaraan,” lanjut dia.
Selain itu, pihaknya menyita sejumlah senjata yang diduga milik para peserta unjuk rasa. Di antaranya, golok, pisau, hingga stik golf.
Hasil pendataan dan tes urin yang dilakukan kepada ratusan anggota GMBI tersebut, diketahui ada belasan orang yang hasilnya positif narkoba. Di sisi lain, ia memastikan keadaan sudah terkendali. Dalam insiden itu, ia memastikan tidak ada anggota yang terluka karena saat pelemparan batu, mereka menggunakan alat pelindung lengkap.
“Dari pengunjuk rasa tersebut juga dilakukan pemeriksaan narkoba, ditemukan 16 yang positif narkoba,” kata dia.
Dari data yang berhasil dihimpun, kericuhan saat demonstrasi menyebabkan kerusakan di beberapa fasilitas Polda Jabar, di antaranya gerbang pintu, lampu taman yang rusak dan taman.
Diketahui, peserta demostrasi mendatangi kawasan Polda Jabar sejak pagi. Pada siang hari, suasana makin memanas hingga mereka memaksa masuk sekira pukul 14.00 WIB.
Mereka merusak dan merobohkan pagar. Polisi yang berjaga pun dilempari batu. Akhirnya polisi membubarkan massa dan menangkap ratusan dari mereka yang terlibat dalam perusakan, pelemparan dan provokator.
Suasana kericuhan pun terekam dan diunggah di beberapa akun media sosial. Ratusan anggota GMBI tersebut dikumpulkan di lapangan Mapolda Jabar.