Sejak dua hari lalu, Pemerintah Kota Depok mulai menggelar pemberian vaksin tahap ketiga atau booster. Saat ini baru dilaksanakan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok.
"Untuk di puskesmas dan fasyankes lain menunggu droping vaksin dari Kemenkes," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, Jumat (14/1).
Dikatakan Mary bahwa target yang akan disasar untuk vaksin tahap ketiga ini adalah seluruh lansia yang ada di Kota Depok. "Targetnya seluruh lansia," tukasnya.
Pihaknya akan terus melaksanakan vaksinai booster sesuai arahan pemerintah. Mary mengaku tidak tahu mengenai target penyelesaiannya karena persediaan vaksin tergantung pada pemerintah pusat.
"Belum kita targetkan waktunya mengingat droping vaksin dari pusat belum tahu kapan dan berapa jumlahnya," paparnya.
Sedangkan untuk vaksinasi anak di Depok saat ini sudah mencapai 88 persen. Dan diharapkan seluruh anak yang sesuai sasaran selesai divaksin sehingga dapat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dalam waktu dekat.
"Sampai kemarin sore cakupan vaksin anak 88.57%," tambahnya.
Terpisah, Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, kalangan lansia menjadi penting untuk mendapat vaksinasi karena mereka termasuk kalangan yang rawan.
"Iya ini yang sangat penting mereka. Kalau lansia rawan jadi yang diharapkan lansia diprioritaskan," katanya.
Nantinya pelaksanaan vaksinasi booster ini digelar di puskesmas di Depok. "Iya puskesmas, tempat biasa," ungkapnya.