Vaksin Hampir Kedaluwarsa di Jabar Diberikan untuk Booster Nakes, TNI dan Polri

Pemberian booster ini sudah dilakukan secara bertahap sejak akhir Desember 2021 hasil koordinasi dengan pemerintah pusat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Vaksin Hampir Kedaluwarsa di Jabar Diberikan untuk Booster Nakes, TNI dan Polri
Vaksinasi Covid-19 ©2021 Merdeka.com/Imam Buhori

Ratusan ribu dosis vaksin Covid-19 yang ada di Jawa Barat sudah mendekati masa kedaluwarsa. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat penyalurannya sebagai booster dengan sasaran tenaga kesehatan, anggota TNI dan Polri.

Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi COVID-19 Dedi Supandi mengatakan rata-rata, masa kedaluwarsa vaksin tersebut pada akhir Januari dan Februari 2022. Setelah berkonsultasi dengan pemerintah pusat, stoknya akan diberikan sebagai booster dan tidak diberikan kepada masyarakat umum.

Pemberian booster ini sudah dilakukan secara bertahap sejak akhir Desember 2021 hasil koordinasi dengan pemerintah pusat.

"Sasarannya adalah 184.000 tenaga kesehatan, TNI dan Polri. Setelah kita meminta izin pemerintah pusat, kemudian kita laksanakan vaksin booster mulai 27 Desember 2021," kata Dedi, Rabu (5/1).

Di luar itu, percepatan vaksinasi dosis I dan II tetap menjadi fokus kinerja di tahun 2022 ini, termasuk dengan sasaran tambahan, yakni vaksinasi anak usia 6-12 tahun.

Hasil evaluasi, hingga akhir Desember 2021, vaksin dosis I mencapai 76,46 persen, dan untuk dosis II sudah 53,68 persen. Untuk lansia mencapai 73 persen dosis I, dan dosis II mencapai 42 persen.

Kemudian, realisasi vaksinasi anak baru mencapai 15,64 persen. Ada beberapa kendala yang dihadapi untuk sasaran ini. Selain kebijakannya baru, anak usia 6-12 tahun sedang dalam masa libur sekolah.

"Titik vaksinasi tak bisa hanya dilaksanakan di sekolah. Akhirnya kita menggelar vaksinasi anak ini di sentra-sentra vaksinasi dengan didampingi para orang tua" pungkasnya.

Rekomendasi