Pasangan suami-istri, Wardy dan Melissa, yang menjual air minum dalam kemasan mengembangkan program peduli lingkungan dengan mengajak masyarakat di sekitar tempat tinggalnya mendonasikan galon sekali pakai yang dibeli. Wardy mengajak masyarakat, khususnya penghuni Rusunami City Park di Jakarta Barat peduli sesama dan lingkungan dengan mendonasikan galon sekali pakai bekas Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
"Penjualan kami sebulan bisa mencapai ratusan galon sekali pakai air mineral. Kebetulan harga galon bekas cukup bernilai. Bahkan bukan hanya galonnya, botol minuman dan tutup galon juga ada harganya," katanya seperti dilansir dari Antara, Rabu (5/1).
Setelah terkumpul banyak, galon, botol minuman dan tutup botol tersebut dijual ke pengepul untuk didaur ulang. Hasil penjualannya didonasikan ke Yayasan Tangan Pengharapan (YTP) yang berlokasi di Kelapa Gading.
Maraknya penjualan galon sekali pakai di masyarakat justru membuat Wardy (60) dan Melissa (35) memiliki program peduli lingkungan di bisnisnya. Pemilik Toko Kurnia Jaya yang menjual air kemasan adalah bisnis yang mereka tekuni di tengah pandemi, yang mengharuskan berhenti dari pekerjaannya karena di-PHK.
Pemilik toko kelontong tersebut mengibarkan program kepedulian lingkungan dan sesama melalui tagar #pedulisesamadanlingkungan.