Tanggul kritis Sungai Citarum sepanjang 300 meter di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, amblas. Warga khawatir tanggul tersebut sewaktu-waktu jebol karena saat ini masih memasuki musim hujan.
Camat Cabangbungin Asep Buchori mengatakan, tanggul amblas karena saat ini di sepanjang tanggul kritis sedang dilakukan pekerjaan penurapan. Diduga karena kontur tanah yang labil sehingga tanggul menjadi amblas.
"Sebenarnya di sini ada 700 meter tanggul kritis. Nah sekarang sedang dilakukan penurapan, mungkin karena tanahnya labil jadinya amblas," kata Asep, Selasa (4/1).
Tanggul kritis yang amblas tersebut diakui Asep rawan jebol jika terjadi hujan terus menerus dan debit air meningkat dari hulu Sungai Citarum.
"Kalau intensitas hujan terus menerus selama 20 hari, kemudian air meluap dari hulu maka bisa jebol (tanggul yang amblas). Apa lagi ini tanggul yang amblas posisinya di belokan, hantaman air keras maka bisa jebol tanggulnya,” ungkap dia.