Evakuasi Ular Kobra, 3 Warga Jember Dipatok dan Kena Semburan Bisa

Tiga warga di Jember, Jawa Timur terluka karena dipatok ular besar yang diduga kobra. Mereka terluka karena mencoba mengevakuasi ular tersebut tanpa alat pelindung diri (APD), dan tanpa menunggu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Muhammad Permana
Oleh Muhammad Permana - Reporter
Evakuasi Ular Kobra, 3 Warga Jember Dipatok dan Kena Semburan Bisa
Petugas Damkar evakuasi ular kobran dari rumah warga. ©2022 Merdeka.com

Tiga warga di Jember, Jawa Timur terluka karena dipatok ular besar yang diduga kobra. Mereka terluka karena mencoba mengevakuasi ular tersebut tanpa alat pelindung diri (APD), dan tanpa menunggu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

"Jadi saat kami tiba, warga kondisinya sudah terluka. Mereka adalah pemilik rumah, saudaranya dan tetangga," kata Komandan Regu Damkar Jember, Dwi Atmoko saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (4/1).

Peristiwa bermula saat Lamidi menemukan ular di rumahnya yang ada di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Patrang, Jember. Lamidi lalu mencoba untuk mengevakuasi ular tersebut. Ia lalu terkena semburan bisa.

Kemudian, Lamidi meminta tolong kepada Muslih, keponakannya, serta Rio, tetangganya untuk membantu membuang ular tersebut. Nahas, baik Muslih maupun Rio juga terkena patuk dan semburan ular. Saat itulah, baru ada warga yang menghubungi petugas Damkar Jember.

"Kami dapat laporan sekitar pukul 07.40 WIB. Saat kami tiba, posisi ular kobra tersebut berada di sebuah sangkar burung tempat telur, dan sudah mematuk pemilik rumah Lasidi," ujar Moko, sapaan Dwi Atmoko.

Rekomendasi