Bangkai Paus Membusuk di Pantai Panfolok Kupang Akhirnya Dibakar

Bangkai paus yang ditemukan membusuk di Pantai Panfolok, Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya dibakar oleh petugas BKPPN Kupang dan BBKSDA NTT dengan dibantu masyarakat setempat.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Bangkai Paus Membusuk di Pantai Panfolok Kupang Akhirnya Dibakar
Bangkai paus di NTT dibakar. ©2022 Merdeka.com

Bangkai paus yang ditemukan membusuk di Pantai Panfolok, Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya dibakar oleh petugas BKPPN Kupang dan BBKSDA NTT dengan dibantu masyarakat setempat.

Menurut masyarakat, bangkai paus tersebut awalnya mengapung di sekitar bibir pantai, namun karena diterjang gelombang, bangkai mamalia laut yang telah busuk ini terdampar hingga daratan.

"Katong (kami) liat pertama pikir perahu yang mau kasi turun ikan karena besar sekali. Saat ombak pukul ke darat baru katong tahu, ternyata ikan paus yang sudah mati," ujar warga bernama Yehezkiel Patola, Minggu (2/1).

Menurutnya, bangkai paus sperma itu terdampar di pantai Panfolok, Rabu (29/12) sekitar pukul 9.20 WITA. Mereka baru melaporkan kepada kepolisian sektor (Polsek) Sulamu pada Sabtu (1/1) kemarin, karena jarak ke ibu kota kecamatan yang jauh, ditambah ketiadaan jaringan telepon di desa itu.

"Setelah ketemu di pantai pada Rabu pagi, beta (saya) langsung pergi ke kampung dan beritahu tentang hal ini, jadi katong masyarakat penuh di sini untuk liat langsung paus ini. Katong baru lapor di polisi hari Sabtu kemarin," jelasnya.

Rekomendasi