Selama Nataru, Anak di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR Covid-19 Jika Naik Pesawat

Hal ini tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 24 tahun 2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Selama Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Selama Nataru, Anak di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR Covid-19 Jika Naik Pesawat
Suasana bandara pasca pelarangan mudik dicabut. ©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar

Pemerintah mewajibkan anak usia 12 tahun yang hendak melakukan perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi apapun wajib menunjukkan hasil tes PCR Covid-19 maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. Ketentuan ini berlaku selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Hal ini tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 24 tahun 2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Selama Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 Dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Pelaku perjalanan jarak jauh usia di bawah 12 tahun dengan seluruh moda transportasi diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan dikecualikan syarat kartu vaksinasi," jelas Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Suharyanto dikutip dari surat edaran, Senin (13/12).

Selain itu, pemerintah membatasi pelaku perjalanan usia di atas 17 tahun yang belum divaksin Covid-19 karena alasan medis dan belum menerima vaksin dosis kedua. Pelaku perjalanan jarah jauh dengan seluruh moda transportasi wajib menunjukkan kartu vaksin lengkap dua dosis.

Kemudian, menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan. Adapun ketentuan ini dikecualikan untuk:

1. Perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan

2. Moda transportasi perintis termasuk wilayah perbatasan, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), dan pelayaran terbatas

Aturan ini ditandatangani pada 11 Desember 2021. Peraturan ini akan berlaku mulai 24 Desember 2021 dan 2 Januari 2022.

Reporter: Lisza Egeham/Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi