Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk merevisi target capaian vaksinasi dari 4,2 juta menjadi 3,78 juta jiwa, masih menemui jalan buntu. Pasalnya, Satgas Covid-19 Jawa Barat tidak kunjung memberi jawaban.
"Belum ada jawaban dari (Satgas) Jabar-nya," kata Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Hadijana, Jumat (10/12).
Hadijana menjelaskan, revisi target capaian itu mengikuti jumlah penduduk Kabupaten Bogor saat ini, yang hanya sekitar 5,4 juta jiwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, per Agustus 2021.
Dengan begitu, 70 persen dari jumlah penduduk 5,4 juta jiwa, target vaksinasi di Kabupaten hanya sekitar 3,78 jiwa. Sementara saat ini target vaksinasi sekitar 4,2 juta jiwa, merupakan 70 persen dari jumlah penduduk pada 2020 sekitar 6 juta jiwa.
"Kami sudah sampaikan ke Satgas Covid-19 Jawa Barat terkait revisi itu, tapi masih belum ada jawaban," bebernya.
Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan, jika revisi itu disetujui, maka capaian vaksinasi Kabupaten Bogor telah menyentuh 70 persen dan layak menyandang PPKM Level 1.
"Jika dirasionalisasikan dengan target vaksinasi berdasarkan jumlah penduduk terkini, maka capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah melebihi target bahkan sudah mencapai 70 persen," kata Ade.
Ade mengaku telah membuat surat yang akan ditujukan kepada Gubernur Jabar sebagai Ketua Satgas Provinsi agar merevisi target vaksinasi Kabupaten Bogor.
"Jadi ketika kami menerima survei terakhir dari BPS jumlahnya 5,427 juta penduduk, seharusnya dengan capaian vaksinasi sekarang, kita sudah level 1. Kita sudah diskusi dengan Forkopimda dan membuat surat untuk disampaikan ke Kapolri, kami ingin ada perbaikan data. Surat akan kita kirim juga ke Gubernur tembusannya ke pemerintah pusat," kata Ade.