Polisi Temukan Lokasi Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri Palembang Berubah

Penyidik datang ke lokasi pukul 14.00 WIB, namun baru dapat menggelar olah TKP dua jam kemudian.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Polisi Temukan Lokasi Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri Palembang Berubah
ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan kesulitan dalam melakukan olah TKP dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang. Kasus ini terus didalami dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk terlapor.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni mengungkapkan, olah TKP dilakukan di gedung Laboratorium FKIP Unsri di kampus Indralaya, Ogan Ilir, Rabu (1/12). Penyidik datang ke lokasi pukul 14.00 WIB, namun baru dapat menggelar olah TKP dua jam kemudian.

"Ya ada sedikit kendala, kami harus menunggu dua jam hanya menunggu kunci ruangan dibuka," ungkap Masnoni, Kamis (2/12).

Menurut dia, proses yang lamban lantaran respon negatif dari pihak kampus. Saat olah TKP berlangsung, tak seorang pun perwakilan rektorat berada di lokasi meski sudah dikoordinasikan berkali-kali.

"Enggak ada respons, kami tunggu 2 jam. Wakil agak dipersulit, tidak ada perwakilan kampus yang mendampingi," ujarnya.

Tak hanya itu, polisi menemukan fakta TKP sudah berubah dari sebelumnya atau pada saat kejadian. Namun, pelapor yang turut dihadirkan masih mengingatnya sehingga dapat menjelaskan sedari awal peristiwa itu terjadi.

"TKP sudah diubah karena kepala bagian diganti, ada beberapa benda dikeluarkan," kata dia.

Masnoni menegaskan, olah TKP menjadi bagian penting dari penyelidikan sebuah kasus. Dari situ dapat menjadi gambaran penyidik dalam menangani kasus dan selanjutnya dicocokkan dengan keterangan pelapor, saksi, dan terlapor.

"Kita berpedoman pengakuan terlapor kepada tim internal Unsri," pungkasnya.

Rekomendasi