Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengosongkan air di 240 bendungan yang ada di seluruh Indonesia. Langkah ini merespons peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang fenomena La Nina.
"Kita ada 231 bendungan, plus sembilan yang baru ini. Berarti ada 41 yang besar akan kita kosongkan hingga pada titik terendah tadi," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada wartawan saat meninjau Bendungan Karalloe, Senin (22/11).
Basuki mengatakan, hal itu dilakukan agar saat hujan dengan intensitas tinggi, bendungan bisa menampung air dengan maksimal. Selain itu, pihaknya juga akan mengecek kondisi seluruh bendungan. "Ini agar bisa mengendalikan banjir. Tanggul-tanggul juga akan kita cek apakah ada yang retak atau tidak," tegasnya.
Bendungan Karalloe yang bakal diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (23/11), juga akan dikosongkan. Pengosongan itu pun diklaim mampu mengurangi dampak banjir di Kabupaten Jeneponto hingga 49 persen.
"Kita kosongkan termasuk besok dalam rangka peresmian Bapak Presiden sampai ke muka air rendah totalnya 29 juta meter kubik sudah bisa mengurangi banjir 49 persen banjir di Jeneponto," ucapnya.