Sekjen PDIP: Kapolri Hoegeng Merupakan Sosok yang Dikagumi Ibu Megawati

Hasto secara khusus menyebut sosok Hoegeng yang memberi keteladanan dalam berorganisasi serta ketokohannya yang luar biasa karena kukuh pada prinsip, jujur, dan pantang menerima gratifikasi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Sekjen PDIP: Kapolri Hoegeng Merupakan Sosok yang Dikagumi Ibu Megawati
Dalam Foto Lama Megawati Ada Pria Pakai Jas Gombrong. Instagram @ibumegawati ©2021 Merdeka.com

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto meresmikan pemasangan foto Jenderal Hoegeng yang legendaris, di Gedung Sekolah Partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Dia menyatakan, Kantor DPP PDIP dan Gedung Sekolah Partai benar-benar menjadi tempat menggembleng kader untuk menghidupkan kembali semangat serta keteladanan para tokoh-tokoh pejuang bangsa.

Hasto menyampaikan, Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Polisi Hoegeng Imam Santoso merupakan sosok yang diidolakan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Sosok Hoegeng merupakan sosok yang dikagumi dan sekaligus menjadi sesepuh bagi Ibu Megawati. Pak Hoegeng lah yang menjadi inspektur upacara pada saat pemakaman Bung Karno. Cobalah berdialog dalam alam pikir mengenai kepeloporan tokoh-tokoh itu," kata Hasto dalam keterangan tulis, Jumat (19/11).

Hasto secara khusus menyebut sosok Hoegeng yang memberi keteladanan dalam berorganisasi serta ketokohannya yang luar biasa karena kukuh pada prinsip, jujur, dan pantang menerima gratifikasi.

"Pak Hoegeng menjadi inspirasi dalam integritas, juga teladan dalam membangun organisasi Kepolisian sebagai pengayom rakyat, kejujuran, integritas, yang cocok diteladani kader partai," katanya.

Foto dan gambar tokoh yang ditampilkan di kantor PDI Perjuangan ini mencerminkan bagaimana partai mengusung perjuangan kemerdekaan Indonesia. Maka di Gedung Kantor Badan Pusat Kebudayaan di Kawasan Diponegoro ada gambar Bung Karno, Bung Hatta, Panglima Soedirman, Gatot Subroto, Urip Soemohardjo, Bung Tomo dan para tokoh TNI lainnya.

Adapun di sekolah partai yang terletak di Lenteng Agung, lanjut Hasto, didominasi gambar dan foto sejarah tokoh religius. Nilai spiritualitas, semangat juang dan keteladanan para tokoh itulah yang harus dipahami oleh seluruh kader Partai. Sedangkan gambar para tokoh agama guna menegaskan pentingnya pemahaman nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan keadilan yang mendorong setiap kader Partai untuk mengembangkan karakter kepemimpinan dengan watak welas asih, penuh semangat juang, dan berbudi pekerti luhur.

Maka dipasang gambar Bung Karno bersama HOS Cokroaminoto, KH Hasyim Asyari, KH Ahmad Dahlan, Tengku Hasan, Mgr. Soegijopranoto, dan I Gusti Ngurah Rai. Kini ditambah dengan foto Jenderal Hoegeng.

Reporter: Yopi M

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi