Kasus Harian Covid-19 Turun, Gibran Ingin Solo Turun Level 1

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menginginkan agar status tersebut bisa segera turun ke level 1. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dipercepat.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Kasus Harian Covid-19 Turun, Gibran Ingin Solo Turun Level 1
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. ©2021 Merdeka.com

Panambahan kasus baru harian Covid-19 di Kota Solo dalam beberapa hari terakhir terus menurun. Bahkan beberapa kali nol kasus atau selalu satu digit. Hingga saat ini Kota Solo masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menginginkan agar status tersebut bisa segera turun ke level 1. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dipercepat. Apalagi capaian vaksinasi saat ini sudah di atas 127 persen.

“Ini penambahan kasus baru satu digit terus, beberapa kali malah nol. Harapan kita nanti bisa turun level 1," ujar Gibran, Rabu (17/11).

Dia juga akan berkoordinasi dengan daerah sekitar. Sebab, menurut dia, Solo merupakan wilayah aglomerasi, bersama Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Karanganyar dan Sragen.

“Solo itu kan wilayah aglomerasi. Jadi harus didukung oleh kabupaten sekitar kalau ingin turun ke level 1,” katanya.

Gibran mengatakan, hingga saat ini capaian vaksinasi di 6 wilayah sekitar sudah sangat tinggi. Sehingga, dia optimistis Solo segera turun ke level 1 PPKM.

Meski masih berstatus level 2, ada banyak pelonggaran yang dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota. Hal tersebut dimaksudkan agar sektor perekonomian dan pariwisata meningkat.

“Ada banyak pelonggaran meskipun kita masih level 2. Kegiatan ekonomi dan pariwisata sudah meningkat, banyak proposal kegiatan yang sudah masuk,” katanya.

Putra Presiden Jokowi itu mengingatkan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal tersebut menjadi kunci dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo hingga Rabu (17/11), jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Solo ada sebanyak 26.030 kasus, sembuh 24.929 orang, warga yang menjalani isolasi sebanyak 7 orang. Hari ini juga tercatat tidak ada penambahan kasus baru.

Rekomendasi