Polres Cilacap masih menyelidiki pemicu kebakaran tangki kilang Pertamina RU IV Cilacap. Hingga saat ini petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Cilacap dan Damkar masih melakukan proses pendinginan dengan Water Sprinkle untuk mencegah merambatnya kebakaran.
"Penyelidikan dan olah TKP di lokasi kebakaran akan dilakukan setelah kebakaran pada tangki berhasil dipadamkan," kata Wakapolres Cilacap, Kompol Suryo Wibowo, Minggu (14/11).
Pihaknya saat ini telah mengevakuasi warga yang tinggal dalam jarak radius 500 meter dari lokasi kejadian. Selain itu, personelnya juga disiagakan ke lokasi kebakaran termasuk melakukan pengalihan arus lalu lintas serta evakuasi warga setempat.
Kepala BPBD Cilacap, Wijonardi mengatakan proses pendinginan dilakukan karena terlihat kepulan api di lokasi kejadian. Informasi dari BPBD menyebutkan kobaran api masih muncul pada tangki kilang yang terbakar.
"Sekitar pukul 23.50 WIB, api di lokasi tangki yang terbakar mulai padam. Hanya terlihat kepulan asap hitam. Sekitar pukul 01.30 WIB api di lokasi tangki kembali terlihat hingga pagi ini," kata Wijonardi.
Pihaknya mengimbau kepada warga Cilacap agar tidak panik dengan adanya kebakaran di lokasi tangki kilang minyak milik Pertamina.
"Semua kekuatan personel Damkar di Cilacap telah dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api hingga benar-benar padam. Sesuai informasi dari BMKG saat ini telah memasuki siaga bencana, hujan lebat dan petir," ujarnya.