Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November 2021 tidak digelar di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua. Hal ini lantaran Bupati Yermias Bisai menghilang, tidak ada di kantor bupati.
"Tidak ada upacara bendera sebagaimana biasa digelar tiap tahun," kata Ketua Lembaga Masyarakat Adat Waropen, Barens Agaki, Kamis (11/11).
Biasanya, ungkap Barens, peringatan Hari Pahlawan 10 November digelar dalam bentuk upacara yang melibatkan para Forkompimda. Namun tahun ini hal itu tidak dilakukan karena pemimpin daerah tidak berada di tempat.
"Yang kami ketahui, bahwa bupati dan wakil bupati tidak berada di tempat, sehingga tidak ada peringatan HUT Pahlawan," ujarnya.
Padahal sejumlah tokoh adat, pemuda dan perempuan di Waropen saling bertanya apakah ada upacara bendera untuk memeringati Hari Pahlawan. Namun dia sampaikan bahwa tidak ada undangan untuk upacara.
Barens menduga hal itu bisa terjadi karena kurang koordinasi dan komunikasi tingkat pimpinan di Waropen, karena seharusnya pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan bisa didelegasikan kepada unsur pimpinan lembaga lainnya, namun hal itu tidak dilakukan.
"Saya kira ini hanya soal komunikasi dan koordinasi saja. Harusnya upacara HUT Pahlawan bisa digelar," sebutnya.
Terpisah, Sekda Waropen, Melianus Aiwui mengaku telah berupaya menghubungi bupati dan wakil bupati, namun sejumlah nomor telepon yang dikontak tidak terhubung.
"Saya sudah coba hubungi namun tidak tersambung dengan bupati atau wakil bupati," katanya.