Sebanyak 6.500 warga eks Timor Timur (warga baru) yang tersebar di wilayah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menerima piagam dan pin patriot dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia. Penyerahan penghargaan itu akan dilakukan Kamis (4/11) besok.
Tim yang akan menyerahkan piagam penghargaan telah tiba di Kupang, Rabu (3/11) siang. Mereka terdiri dari Dirjen Pot Han Mayjen TNI Dadang Hendrayudha, staf Ahli Bid Pol Kemenhan Mayjen TNI Budi Nugroho Sulistyo, Dirut Bela Negara Brigjen TNI Jubei Levianto, Sunan Kalijaga, dan sejumlah kolonel.
Dirjen Pot Han Mayjen TNI Dadang Hendrayudha kepada wartawan menjelaskan, pemberian piagam penghargaan dan pin patriot ini merupakan yang keenam atau terakhir.
"Yang pertama diberikan langsung oleh Menteri Pertahanan di Jakarta, kepada perwakilan 23 orang. Kemudian berturut-turut kita berikan di Lanud El Tari Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, TTU, dan Malaka, kemudian yang terakhir ini di Kabupaten Belu, kepada sebanyak 6.500 orang penerima," jelas Dadang.
Piagam ini diberikan sebagai bentuk penghargaan dari negara kepada warga eks Timor Timur yang telah berjuang dan memilih menjadi warga negara Indonesia, pascajajak pendapat tahun 1999 silam.
"Walaupun mereka meninggalkan kampung, meninggalkan keluarga, meninggalkan harta benda, tapi mereka tetap mencintai Indonesia," ujarnya jenderal TNI bintang dua ini.
Dari 6.500 penerima piagam, hanya 1.800 orang yang dihadirkan. Sisanya akan menerima di kantor koramil dan kecamatan. Pembagian ini untuk menghindari penyebaran Covid-19.
"Nanti kita akan atur sedemikian rupa yang penting piagam penghargaan ini kita bagikan kepada yang bersangkutan. Sebagai salah satu penghargaan dari negara kepada saudara-saudari kita yang berada di NTT," tutup Dadang.