Bikin 4 Novel Selama Sekolah Daring, Siswi di Banten Dapat Hadiah dari Erick Thohir

Siswi kelas tiga Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Matlaul Anwar Pasir Durung tersebut, dalam masa sekolah daring sukses menerbitkan empat karya novel yang dia tulis dengan menggunakan handphone.

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya - Reporter
Bikin 4 Novel Selama Sekolah Daring, Siswi di Banten Dapat Hadiah dari Erick Thohir
Menteri Erick Tohir beri hadiah ke siswi kelas 3 Aliyah di Banten. ©2021 Merdeka.com

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan bantuan kepada Nurul Aini, pelajar asal Desa Bungur Copong, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, banten. Siswi kelas tiga Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Matlaul Anwar Pasir Durung tersebut, dalam masa sekolah daring sukses menerbitkan empat karya novel yang dia tulis dengan menggunakan handphone.

Erick memberikan bantuan saat berkunjung ke kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA), KH Embay Mulya Syarief yang berlokasi di Pekarungan, Kota Serang, Jumat (1/10).

Erick Thohir tiba di lokasi disambut oleh Embay Mulya Syarief, GM GA PT Krakatau Steel, Syarif Rahman, Direktur Utama Krakatau Daya Listrik, Agus Nizar Vidiansyah. Usai menemui KH Embay Mulya, Erick menemui Aini untuk memberi bantuan.

Aini Rahmat begitu nama penanya, giat menulis sejak 2020. Dalam pertemuannya dengan Erick, Aini menghadiahi Erick dengan empat novel karya miliknya.

Erick menyambut hangat pemberian dari siswi kelas 3 Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Mathlaul Anwar Pasirdurung. Tidak mau ketinggalan, Erick juga meminta tanda tangan dari Aini.

"Saya juga minta tanda tangannya, ya," ujar Erick kepada Aini langsung.

Aini yang tampak malu-malu lantas mencari pulpen untuk menandatangani novelnya. Untuk menyelesaikan karyanya, Aini hanya menggunakan handphone yang dibelikan oleh sang ayah.

"Saya rasa tadi ada bantuan dari Krakatau Steel, karena memang kan saya rasa BUMN sendiri harus juga berpartisipasi dengan lingkungannya. Tidak bisa BUMN jadi menara gading yang tidak memperhatikan lingkungannya," kata Erick Thohir kepada wartawan.

Sementara itu, Aini mengucapkan terima kasih dan mengaku senang serta merasa terbantu dengan bantuan laptop yang diberikan sebab, saat ini dirinya kesulitan menulis di handphone.

"Buat Pak Menteri terima kasih untuk hadiah dan apresiasinya untuk saya, dan ke depannya saya akan lebih baik lagi. Ini pertama kalinya saya dapat laptop. Jadi semoga bisa membahagiakan orang tua dan bisa sukses juga," ungkap Aini.

Aini berharap teman-temannya sesama penyuka literasi dapat berkembang, dan minat baca di Indonesia bisa lebih tinggi.

"Saya ingin remaja-remaja Indonesia penyuka literasi bisa terbantu juga buat lebih berkembang, dan masyarakat Indonesia juga semoga minat bacanya bisa lebih tinggi," kata Aini.

Rekomendasi