Pasien Covid-19 Gejala Berat Meningkat di Sumbar

Pasien positif Covid-19 dengan gejala berat meningkat drastis di Sumatera Barat (Sumbar). Keberadaan varian Delta diduga sebagai salah satu pemicunya.

Ikhwan
Oleh Ikhwan - Reporter
Pasien Covid-19 Gejala Berat Meningkat di Sumbar
Perawatan pasien Covid-19. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Pasien positif Covid-19 dengan gejala berat meningkat di Sumatera Barat (Sumbar). Keberadaan varian Delta diduga sebagai salah satu pemicunya.

"Varian Delta ini tingkat parahnya lebih tinggi dari varian yang ada sebelumnya, sehingga banyak pasien yang membutuhkan perawatan intensif. Tidak hanya itu, Komorbid (penyakit bawaan) pada pasien juga menjadi pemicu membuat gejalanya semakin berat," kata anggota tim Covid-19 RSUP dr M Djamil Padang, dr Muhammad Riendra, Kamis (29/7).

Dia menjelaskan, pemicu lain pasien Covid-19 memiliki gejala berat, karena banyaknya warga Sumbar mengidap darah tinggi hingga memicu kardiovaskular .

"Faktor ini juga memicu risiko gejala berat bagi pasien. Penyakit bawaan atau komorbid ini sangat memengaruhi pasien yang terpapar Covid-19," jelas Riendra.

Dia memaparkan, RSUP dr M Djamil sejak awal Juli 2021 telah mengalami peningkatan perawatan pasien Covid-19 yang cukup signifikan. Beberapa ruangan yang seharusnya menampung pasien biasa terpaksa dikurangi karena tingginya perawatan bagi pasien Covid-19.

"Saat ini, ketersediaan ruang bagi pasien Covid-19 lebih banyak, dibandingkan pasien biasa. Karena ini berdampak ke pasien biasa, sebab memang RSUP M Djamil menjadi rujukan terakhir, dan satu-satunya di Sumatera bagian tengah," jelas Riendra.

Walaupun pihaknya sudah menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19, pemerintah daerah tetap diminta mengantisipasi lonjakan kasus. "Sebab, apabila penularan masih tinggi, dan tak berubah, ditakutkan rumah sakit akan kewalahan. Kita juga tuntut kesadaran masyarakat, agar mematuhi Prokes, Covid-19 ini bukan main-main," tegas Riendra.

Rekomendasi