Sebelum Meninggal, Bupati Eka Dirawat di Tangerang karena Rumah Sakit di Bekasi Penuh

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit karena terpapar Covid-19, Minggu (11/7). Eka dirawat di Tangerang karena ketersediaan ruang ICU di wilayahnya ketika itu sedang penuh.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sebelum Meninggal, Bupati Eka Dirawat di Tangerang karena Rumah Sakit di Bekasi Penuh
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Meninggal Dunia. ©2021 Twitter @pemkabekasi/Merdeka.com

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit karena terpapar Covid-19, Minggu (11/7). Eka dirawat di Tangerang karena ketersediaan ruang ICU di wilayahnya ketika itu sedang penuh.

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengonfirmasi Almarhum Bupati Bekasi harus dibawa ke Tangerang, karena kondisi rumah sakit di Bekasi ketika itu sedang tinggi pasien.

"Iya penuh," kata Alamsyah ketika dihubungi, Senin (12/7).

Eka dilaporkan terkonfirmasi positif Covid 19 dari hasil tes PCR pada Kamis (1/7). Tiga hari kemudian atau Minggu dibawa ke rumah sakit karena memiliki penyakit bawaan. Sepekan kemudian Eka meninggal dunia.

Jenazah Eka sudah dimakamkan di pemakaman keluarga di rumahnya, Desa Waluya, Kecamatan Cikaang Utara, Kabupaten Bekasi. Proses pemakaman dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Sampai sekarang BOR (bed occupancy rate) rumah sakit di Kabupaten Bekasi masih di atas 90 persen," kata Alamsyah.

Dilansir dari situs https://pikokabsi.bekasikab.go.id/, kasus aktif di Kabupaten Bekasi masih mencapai 1.867, di mana kasus baru hari ini ditemukan sebanyak 370, adapun pasien meninggal dunia tercatat lima orang.

Rekomendasi