Sebanyak 11 wisatawan terseret ombak lalu tenggelam di perairan sekitar Pantai Batu Gong di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (11/7). Seorang di antaranya meninggal dunia dan dua lainnya hilang akibat kejadian itu.
Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi melalui keterangan tertulis mengatakan, pihaknya mendapat laporan kejadian nahas itu dari seorang warga Kabupaten Konawe bernama Rasman.
"Pada pukul 16.45 WITA, kami menerima informasi dari Bapak Rasman yang melaporkan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia (KMM), yaitu 11 orang korban terseret gelombang di Pantai Wisata Batugong, Konawe," kata Aris, Minggu (11/7) malam.
Berdasarkan laporan warga, delapan orang dapat diselamatkan, sedangkan satu orang ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, dua orang lainnya masih dalam pencarian.
Pada pukul 17.05 WITA, tim penyelamat KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) menggunakan satu unit rescue car dan satu unit ambulans. Mereka membawa satu unit rubber boat (perahu karet) beserta peralatan pendukung keselamatan lain untuk memberikan bantuan SAR.
"Jarak tempuh LKK dengan KPP Kendari sekitar 30 km. Tim tiba di LKK pada pukul 17.53 WITA dan langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan melakukan penyisiran di sekitar LKK," katanya.
Dia menyebutkan, korban dalam pencarian yakni seorang mahasiswa bernama Robin, dan Muh Akhir, warga Batu Gong.
Sementara itu, Basarnas Kendari belum mengetahui identitas korban yang dilaporkan meninggal akibat kejadian itu. "Perkembangan selanjutnya menyusul," jelas Aris.