Kasus Covid-19 Melonjak, Ruang Isolasi Mandiri di Depok Capai 100 Persen

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan kapasitas ruang isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala di Depok sudah mulai penuh.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Kasus Covid-19 Melonjak, Ruang Isolasi Mandiri di Depok Capai 100 Persen
Tower 8 Wisma Atlet disiapkan untuk ruang isolasi pasien Covid-19. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan kapasitas ruang isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala di Depok sudah mulai penuh.

Diketahui bahwa tempat isolasi mandiri pasien tanpa gejala dan gejala ringan di Depok dipusatkan di Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) dan Pusat Studi Jepang (PSJ) UI. Lonjakan kasus di Depok terjadi sejak beberapa pekan belakangan.

"Tempat tidur perawatan OTG di Wisma Makara UI dan Pusat Studi Jepang UI sudah mencapai 100 persen," kata Dadang, Selasa (15/6).

Dengan demikian maka warga yang terpapar namun tanpa gejala harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Pengawasan dilakukan bersama tiga pilar yaitu TNI-Polri dan Pemkot.

"Kami bahu-membahu dengan TNI-Polri dan semua elemen untuk penanganan Covid-19 di Kota Depok," kata Dadang.

Sedangkan bed occupancy rate (BOR) tempat tidur ICU sudah mencapai 63,67 persen. Untuk tempat tidur isolasinya mencapai 61,07 persen. "Ini naik dibanding dengan minggu lalu yang hanya 40 persen," ujarnya.

Dadang menambahkan, pihaknya melakukan konsolidasi bersama antara pemkot, TNI dan Polri. Yaitu dengan cara meningkatkan integrasi gerakan baik pencegahan dan penanganan. Dadang menuturkan saat ini pihaknya sudah memegang data data terkait kasus by name by address sehingga lebih terkendali dalam melakukan pengawasan.

"Saat ini satu memang yang diharapkan pada warga ada di antaranya ada kesulitan untuk melakukan tracing, karena ada warga yang tidak mau ditracing. Oleh itu kamu imbau agar warga mau ditracing oleh petugas, karena tadi agar bisa terdeteksi terkait sumber terpaparnya," pungkasnya.

Rekomendasi