Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk mempercepat respons mereka terhadap bencana. Utamanya daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Saya mohon sekali lagi kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kecepatan merespons (bencana). Saya berharap Pemda turut memfasilitasi dan pelatihan-pelatihan ini terus dilakukan. Mari bekerja sama dengan seluruh pihak," kata Risma dalam keterangannya, Jumat (28/5).
Risma menekankan bahwa dirinya tak ingin bencana menimpa daerah-daerah tersebut. Namun begitu kesiapan daerah untuk menghadapi itu mutlak dilakukan.
"Sekali lagi, saya tidak berharap bencana terjadi, tetapi persiapan dan kesiagaan harus terus kita lakukan terus menerus. Saya mengingatkan buffer stock harus siap di wilayah-wilayah rawan bencana. Juga terus mengingatkan warga bahwa kita tidak boleh lengah," katanya.
Siapkan Dua Hal
Untuk itu mantan wali kota Surabaya itu minta daerah agar mempersiapkan dua hal. Pertama, Risma minta Pemda memfasilitasi pelatihan kepada Taruna Siaga Bencana (Tagana) di masing-masing daerah. Kendati Kementerian Sosial secara berkala melakukan pelatihan peningkatan kapasitas relawan Tagana.
Kedua, lanjut Risma dirinya meminta Pemda untuk menginventarisasi buffer stock atau stok persediaan di daerah masing-masing, termasuk persediaan peralatan dan cadangan makanan.
"Nanti saya minta laporan dari masing-masing daerah kemudian kami akan evaluasi untuk mematangkan persediaannya di wilayah masing-masing," katanya.
Ia mengatakan, saat ini Kementerian Sosial telah mengirimkan stok logistik untuk Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara untuk Provinsi Jawa Timur, stok logistik disimpan di gudang di Kota Solo.
"Untuk provinsi Bali, NTB, dan NTT, kami sudah kami juga telah kirimkan stok logistik baik peralatan maupun makanan siap saji dan makanan anak," paparnya.
Menurut Risma kedua hal tersebut sesuai dengan tugas Kementerian Sosial dalam penanganan bencana salah satunya berperan dalam penyediaan sarana dan prasarana logistik dan penguatan SDM Penanggulangan Bencana seperti Tagana, Pelopor Perdamaian, dan keterlibatan masyarakat lainnya.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber : Liputan6.com