Satgas: Jika Tak Lakukan Pencegahan Berpotensi Picu Lonjakan Kasus Covid-19

Satgas Covid-19 menjelaskan, lonjakan kasus menjadi sangat berbahaya karena bersifat eksposial atau berkali lipat dari angka kasus harian.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Satgas: Jika Tak Lakukan Pencegahan Berpotensi Picu Lonjakan Kasus Covid-19
Kesibukan Tim Medis Membawa Pasien Covid-19. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan Indonesia memiliki potensi lonjakan kasus jika upaya pencegahan terus menurun. Dampak buruk dari lonjakan kasus yaitu ketidakmampuan layanan kesehatan menampung pasien.

"Kalau kita tidak melakukan upaya-upaya untuk pencegahan maka ini yang akan sangat berpotensi terjadi lonjakan kasus," ujar Nadia dalam diskusi virtual, Selasa (4/5).

Nadia menuturkan, berkaca pada kondisi di India saat ini, lonjakan kasus menyebabkan layanan kesehatan tumbang. Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tidak mendapat pelayanan medis akibat tidak tersedia tempat tidur ataupun oksigen.

Ia menjelaskan, lonjakan kasus menjadi sangat berbahaya karena bersifat eksposial atau berkali lipat dari angka kasus harian.

"Kelipatan yang akan terjadi tentunya ini yang kita tidak ingin terjadi karena setiap lonjakan kasus pasti akan jadi beban fasilitas layanan kesehatan," tandasnya.

Diketahui, gelombang kedua dari pandemi Covid-19 telah menjadikan India sebagai negara dengan dampak paling buruk di dunia.

Infeksi baru mencapai sekitar 400.000 dalam sehari. Vaksin semakin menipis, rumah sakit penuh, oksigen habis. Setiap hari, tempat kremasi membakar ribuan mayat, meluncurkan debu abu tanpa henti yang membuat langit berubah abu di sejumlah kota besar di India.

Rekomendasi