Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harmadi menilai, masyarakat akan tetap nekat mudik meski sudah dilarang pemerintah. Dia meyakini masyarakat tetap bandel melanggar aturan.
"PR-nya adalah ketika mudik itu dilarang tetap ada yang bandel, akan ada yang bandel. Kalau diperbolehkan untuk mudik diperkirakan sekian orang akan mudik, tapi kalau pun dilarang tetap akan mudik," kata Sonny dalam diskusi di Divisi Humas Polri, Senin (12/4).
Menurutnya, masyarakat cenderung mencari celah yang tidak terjangkau petugas di lapangan. Dia menyebut, hal ini merupakan tugas berat polisi untuk menghalau kendaraan pribadi yang mau keluar kota.
"Mereka ini akan cenderung mencari celah, ini bebannya ada di polisi karena Kementerian Perhubungan mampu membuat regulasi untuk angkutan atau kendaraan berplat nomor kuning (transportasi umum), tetapi tidak bisa menjangkau plat nomor hitam (kendaraan pribadi)," tuturnya.
Sonny berharap polisi bisa menghalau masyarakat yang melewati jalur jalur tertentu. Dia ingin praktek larangan mudik bisa terlaksana dengan baik.
"Itu menjadi tugas teman-teman di Korlantas, di Polri. Operasinya akan berat sekali nih karena pengerahan personelnya akan banyak, menutup lubang yang lubangnya begitu banyak ini tentu menjadi PR betul-betul," kata Sonny.
"Kebijakan sebaik apapun kalau praktek di lapangan tidak bisa dilaksanakan menjadi sia-sia, tujuan kita melindungi segitu banyak orang kalau tidak bisa dilaksanakan akan menjadi sulit," tutupnya.