Polisi hingga kini masih memeriksa MFA, pengemudi Fortuner B 1673 SJW yang menyenggol pemotor dan menodongkan senjata di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Polisi menyebut status MFA saat ini masih saksi.
"Belum tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi, Sabtu (3/4).
Yusri mengatakan, polisi menyelidiki dua kasus MFA. Pertama mengenai kecelakaan lalu lintas dan penggunaan pistol jenis airsoft gun.
"Kami proses laka lantasnya dulu. Karena kan berawal dari adanya laka lantas baru ke situ (penggunaan senjata)," ujar dia.
Yusri menerangkan, Polda Metro Jaya membentuk dua tim untuk menangani dua perkara yang berbeda terkait kasus pengemudi Toyota Fortuner yang bergaya koboi di Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kasus kecelakaan ditangani oleh Ditlantas Polda Metro Jaya. Sementara, Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengusut kasus penggunaan pistol.
"Makanya kemarin saya bilang, kita bentuk tim dari Ditlantas penanganan laka lantasnya, tim dari Krimum yang menangani masalah senjata apinya tapi kan nggak bisa bareng-bareng kita kejar satu orang ini bisa bolak-bolik, kita fokuskan dulu di situ (laka lantas)," ujar dia.
Rekaman video MFA mengacungkan pistol ke pengguna jalan bak koboi sempat viral di media sosial. Perselisihan antara MFA dengan pengguna jalan lain berawal dari kecelakaan yang terjadi di Jalan Kolonel Sugiono pada Jumat 2 April 2021, sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, MFA mengendarai Toyota Fortuner dengan pelat nomor B1673.
"Yang bersangkutan melintas di perempatan jalan dengan kondisi traffic light merah, kemudian sempat menyenggol satu sepeda motor yang ditumpangi seorang wanita," kata dia saat konferensi pers, Jumat (2/4).
Saat itu, MFA bukannya mengaku bersalah dan minta maaf, dia malah emosi. Bahkan sampai menunjukkan pistol ke hadapan pengguna jalan.
"Yang terjadi setelah itu adalah yang bersangkutan dari dalam mobil marah-marah dan keluarkan senjata api," ujar Yusri Yunus.
Aksinya tersebut sontak menyedot perhatian pengendara lain, salah satunya pengemudi ojek online.
Pengemudi ojol, lanjut Yusri lalu mengabadikan sikap arogan pengemudi Toyota Fortuner dengan kamera ponsel. Rekaman video itupun viral di media sosial.
"Ada beberapa masyarakat, baik itu ojek online yang coba membantu wanita tersebut dan berhentikan kendaraan. Setelah itu kendaraan melaju pergi meninggalkan korban. Dan sempat ada satu masyarakat yang memvideokan, inilah yang kemudian viral di media sosial," jelas Yusri.
Ditlantas Polda Metro Jaya bersama dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian menemukan identitas pengemudi Toyota Fortuner. Dia, MFA tinggal di Jalan Patal Senayan, Jakarta Selatan. Belakangan juga diketahui senjata diperlihatkan oleh MFA berjenis airsoft gun.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com