Dinas Kesehatan Jawa Tengah menyatakan penghentian penelitian vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merupakan otoritas dari pemerintah pusat.
"Itu kewenangan dari pusat," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo usai meninjau vaksinasi Covid-19 di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Rabu (24/3).
Pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail terkait penelitian vaksin Nusantara yang dilakukan di RSUP Kariadi Semarang. Namun Pemprov Jateng hanya menyediakan tempat penelitian.
"Kita cuma sebatas sebagai tempat penelitian saja. Dinkes sangat dukung produk anak bangsa, bila ada kendala harus bisa diselesaikan," ungkapnya.
Sementara itu Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Parna mengatakan sampai sekarang tidak bisa komunikasi dengan para dokter yang menjadi peneliti vaksin usai dihentikan.
"Kita belum bisa komentar, soalnya penelitinya saja sulit diajak komunikasi dan tidak tahu di mana," kata Parna.
Sampai saat ini, proses penelitian vaksin Covid-19 Nusantara tidak lagi dikerjakan di RS Kariadi dengan berbagai pertimbangan terutama setelah tahapan uji klinis 2 dihentikan oleh BPOM.
"Jadi penelitiannya sudah tidak di Rumah Sakit Kariadi. Tidak tahu kenapa kita tidak dapat informasinya lagi," kata dia.