Wali Kota Bekasi Sebut PPMK Efektif Turunkan Rasio Positif Covid-19

Bersamaan dengan penurunan rasio positif, kata dia, angka kesembuhan pasien meningkat menjadi 93 persen.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Bekasi Sebut PPMK Efektif Turunkan Rasio Positif Covid-19
Kesibukan Tim Medis Membawa Pasien Covid-19. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, penerapan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayahnya berjalan efektif menurunkan rasio penularan virus corona. Meski demikian, rata-rata kasus baru setiap hari mencapai mencapai ratusan.

"PPKM yang ditetapkan hampir satu bulan yang lalu. Alhamdulillah untuk Kota Bekasi telah mengalami dampak penurunan," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Senin (15/2).

Bersamaan dengan penurunan rasio positif, kata dia, angka kesembuhan pasien meningkat menjadi 93 persen. Sedangkan angka kematian menurun menjadi 1,3 persen. Adapun rasio positifnya sekarang sekitar 20 persen, meski masih di atas standar WHO 5 persen.

"Artinya PPKM berbasis Mikro ini berhasil," kata dia.

Selain itu, indikator lainya adalah tingka okupansi tempat tidur di rumah sakit juga menurun atau ketersediaan tempat tidur isolasi terus bertambah. Pemerintah, kata dia, akan memaksimalkan lagi pengetatan berskala mikro di pekan ketiga dan keempat bulan ini.

"Secara keseluruhan di kota Bekasi ini terjadi penurunan kasus Covid-19," kata dia.

Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id pada hari ini, jumlah kasus secara kumulatif 30.719. Dimana kasus aktif tercatat 3.244, mereka sedang menjalani isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit. Sedangkan pasien sembuh 27.075, kasus meninggal dunia 400 orang.

Dibandingkan data Senin lalu, jumlah kumulatif tercatat 28.311 kasus. Artinya dalam sepekan ditemukan kasus baru sebanyak 2.408 atau rata-rata harian sebanyak 344 kasus.

Rekomendasi