Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi mencatat, banjir di wilayahnya menyebar di 128 titik.Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi, Muhammad Said menjelaskan, status bencana banjir di sana masih siaga. Pihaknya belum menaikkan menjadi tanggap darurat bencana, karena masih dalam dikendalikan.
"Tanggap darurat itu diberlakukan apabila banjir melanda lebih dari setengah jumlah kecamatan yang ada, lebih dari setengah jumlah desa dan kelurahan yang ada. Dan terjadi secara massif," kata Said di Bekasi, Selasa (9/2).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henry Lincoln menyebutkan, ada sejumlah titik yang sejak awal Februari sampai saat ini masih tergenang.
"Terdampak 15.488 kepala keluarga," kata Henry Lincoln.
Menurut Henry, sebaran banjir berada di 15 kecamatan dengan 32 desa dan tiga kelurahan. Laporan yang diterima, ada beberapa wilayah masih terdapat genangan. Semisal Kecamatan Muara Gembong, Babelan, Pebayuran, Sukawangi, Sukatani dan Cabangbungin.
Ketinggian genangan bervariasi mulai 10 centimeter sampai dengan 100 centimeter. Penyebabnya, adalah meluapnya aliran sungai di lokasi banjir. Di Sukamanah, Kecamatan Sukatani misalnya, sampai jam 10.00 pagi tadi masih ada genangan satu meter akibat meluapnya Kali Cikarang.
Sementara di Kampung Cabang Dua, Kecamatan Cabangbungin dilaporkan juga masih tergebang hingga 50 sentimeter akibat meluapnya Kali Ciherang dan Kali Citarum.