660 Tenaga Kesehatan di Tangsel Belum Menerima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Ada sekitar 660 Nakes yang gagal menerima vaksin dosis pertama, karena Nakes tersebut, memiliki riwayat penyakit dan faktor kontradiksi lainnya.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
660 Tenaga Kesehatan di Tangsel Belum Menerima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama
Ilustrasi vaksin Covid-19. ©REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

6.113 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Tangerang Selatan, telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Dari pelaksanaan vaksinasi yang digelar sejak 14 Januari hingga 1 Februari 2021 kemarin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Deden Deni mengklaim, pelaksanaan vaksinasi dosis pertama bagi Nakes di Tangsel berjalan sesuai rencana.

"Untuk pelaksanaan Dosis 1 berjalan lancar sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan 14 sampai dengan 1 Februari yang dilakukan oleh 70 Fasyankes (fasilitas layanan kesehatan)," jelasnya dikonfirmasi, Selasa (2/2).

Dia merincikan, dari Nakes yang telah terdaftar menerima vaksinasi Covid-19 itu. Ada sekitar 660 Nakes yang gagal menerima vaksin dosis pertama, karena Nakes tersebut, memiliki riwayat penyakit dan faktor kontradiksi lainnya.

"Per tanggal (1/2) Nakes yang telah menerima vaksin ada 6.113. Dan tidak menerima atau ditunda ada 660. Oleh karena ada penyakit penyerta, sedang sakit, tidak datang dan faktor kontra indikasi tidak boleh menerima vaksin," jelas Deden.

Dia menyebutkan, dari adanya 660 Nakes yang belum menerima vaksinasi dosis 1 Covid-19 itu, pihaknya melakukan perpanjangan masa vaksinasi dosis 1 itu hingga tiga hari ke depan.

"Diperpanjang lagi 3 hari ke depan, untuk mencapai target maksimal bagi Nakes yang belum sempat datang dan yang tertunda. Sampai ada perbaikan/sembuh," jelas dia.

Dia mengakui, pada pelaksanaan vaksinasi dosis 1 tersebut, sudah sesuai yang diharapkan. Karena sudah melebihi target minimal yang diharapkan untuk terbentuk Herd immunity.

Rekomendasi