Sungai Dangkal Meluap, Puluhan Warga Banyuasin Dievakuasi

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengatakan, banjir sedikitnya merendam 21 rumah warga. Ketinggian air hingga satu meter.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Sungai Dangkal Meluap, Puluhan Warga Banyuasin Dievakuasi
Ilustrasi banjir.liputan6.com ©2021 Merdeka.com

Sebanyak 50 jiwa dari 16 kepala keluarga di Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, Sumatera Selatan, harus dievakuasi karena menjadi korban banjir. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Banjir terjadi karena air sungai meluap setelah diguyur hujan semalaman, Senin (18/1) dini hari. Sungai tak mampu menampung air karena kondisinya dangkal.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengatakan, banjir sedikitnya merendam 21 rumah warga. Ketinggian air hingga satu meter.

"Dini hari tadi terjadi banjir dengan ketinggian air hingga satu meter, 50 jiwa dievakuasi," ungkap Ansori.

Menurut dia, kondisi air mulai surut namun warga belum diperkenankan kembali ke rumah. Hal ini untuk menghindari terjadinya banjir susulan karena hujan masih berlangsung.

"Sebelum normal, warga dilarang pulang. Sebaiknya tetap di rumah keluarga yang lebih aman," ujarnya.

Sementara BMKG mengimbau waspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada pagi dan sore hari dalam beberapa hari ke depan. Kondisi itu terjadi Kabupaten Empat Lawang, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, Pagaralam, Lubuklinggau, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Palembang.

Hujan lebat pada malam hingga dini hari mengancam wilayah Lubuklinggau, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Musi Rawas. Sedangkan potensi hujan ringan terjadi di Musi Rawas Utara, Pagaralam, dan Ogan Komering Ulu.

Rekomendasi