Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memberikan nama-nama calon Kapolri pengganti Jendral (Pol) Idham Azis kepada Presiden Joko Widodo. Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto menjelaskan nama-nama tersebut diberikan setelah rapat pleno, Rabu (6/1).
"Setelah selesai rapat pleno hasilnya kemudian disampaikan oleh Ketua Kompolnas (Menko Polhukam Mahfud Md) ke Presiden. Calonnya lebih dari satu nama," kata Benny ketika dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (8/1).
Benny menolak membuka nama-nama calon pengganti Idham karena surat tersebut bersifat rahasia. "Untuk nama tidak dipublikasikan karena suratnya bersifat rahasia," ungkap Benny.
Benny menjelaskan pihaknya juga sudah menyerap banyak aspirasi. Mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, LSM terkait calon Kapolri pengganti Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada 25 Januari 2021.
"Para purnawirawan Polri (PP Polri) dan internal Polri, tentang kriteria calon Kapolri," kata Benny.
Advertisement
Sejumlah nama jenderal digadang-gadang bakal jadi Kapolri pengganti Idham Azis. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebut saat ini muncul sebuah gagasan dari lingkungan Istana Kepresidenan untuk membuat satu paket pergantian Kapolri dan Wakapolri.
"Yakni menaikkan Wakapolri Komjen Gatot Eddy menjadi Kapolri pengganti Idham Azis dan sekaligus mendorong Kabareskrim Komjen Sigit menjadi Wakapolri menggantikan Gatot Eddy," kata Neta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/1).
Menurut Neta, opsi paket tersebut semakin serius dibahas kalangan Istana atau kalangan dekat Presiden Jokowi menjelang penyerahan nama Kapolri baru ke DPR, setelah Wanjakti Polri dan Kompolnas menyampaikan usulan nama nama calon Kapolri kepada Presiden.
"Diperkirakan usulan nama calon Kapolri itu sudah disampaikan Wanjakti Polri, sementara usulan nama dari Kompolnas diperkirakan baru diserahkan pada Jumat 8 Januari 2021," ujarnya.