Polisi telah melakukan autopsi terhadap jasad perempuan ditemukan warga di dekat masjid tak jauh dari Makodam I Bukit Barisan, Selasa (5/1) sekitar pukul 23.10 WIB. Perempuan yang ditemukan tewas dengan 11 luka tusukan di tubuhnya itu ternyata sedang hamil.
"Dari hasil autopsi kami mendapatkan satu orok bayi dalam tubuh si perempuan diperkirakan berumur 3 sampai 4 bulan," kata Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi.
Dia mengatakan bahwa korban bernama Fitriana (17), warga asal Bireun, Aceh. Korban merantau ke Kota Medan untuk mencari pekerjaan.
Dugaan sementara motif pembunuhan tersebut dilatarbelakangi permasalahan asmara. "Kami menduga pelaku mengenali korban," kata dia.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.
Sebelumnya, jenazah Fitriana ditemukan pada Selasa (5/1) malam. Saat ditemukan, korban memakai jilbab berwarna hitam, kemeja berwarna biru gelap, dan rok cokelat kemerahan. Dari hasil olah TKP pihak kepolisian, didapati ada 11 luka tusukan benda senjata tajam di tubuh korban.
Di lokasi polisi juga tidak menemukan adanya bekas tetesan darah, korban diduga dihabisi di lokasi lain, dan dibuang ke pinggir Jalan Medan-Binjai.
Warga kemudian melaporkan temuan itu ke aparat setempat dan diteruskan ke polisi. Personel Polsek Sunggal bersama Tim Inafis Polrestabes Medan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Mereka kemudian mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Medan.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Budiman Simanjuntak yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (6/1) malam, membenarkan penemuan mayat ini. "Masih kita selidiki," katanya.