Wali Kota Bekasi Tidak Mempermasalahkan Jumlah Kasus Covid-19 Naik

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan tidak mempersoalkan adanya kenaikan kasus Covid-19 secara kumulatif di wilayahnya, yang sudah mencapai 10 ribu lebih. Menurutnya, yang terpenting adalah angka kesembuhan yang tinggi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Bekasi Tidak Mempermasalahkan Jumlah Kasus Covid-19 Naik
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. ©2020 Merdeka.com

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan tidak mempersoalkan adanya kenaikan kasus Covid-19 secara kumulatif di wilayahnya, yang sudah mencapai 10 ribu lebih. Menurutnya, yang terpenting adalah angka kesembuhan yang tinggi.

"Kami tidak ada masalah tentang adanya jumlah kenaikan kasus Covid-19, yang terpenting adalah bagaimana pengendalian angka kematian rendah dan angka kesembuhan tinggi," ucap Rahmat di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (30/11).

Rahmat menjelaskan pemerintah daerah sekarang fokus menekan angka kematian, serta meningkatkan angka kesembuhan pasien yang terpapar virus corona. Sebab indikator ini akan menjadi tolak ukur pengendalian.

"Kalau sekarang berpikir kita takut pada orang yang terkonfirmasi, kita lupa mengendalikan supaya angka kematian rendah dan kesembuhan tinggi, lebih baik kita sekarang fokus di kedua angka itu," katanya.

Karena itu, pemerintah terus melakukan tracking guna melacak perkembangan kasus Covid-19 di wilayah. Sasarannya adalah kontak erat dan secara acak di lingkungan masyarakat.

Dilansir dari laman corona.bekasikota.go.id pada Senin (30/11), jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Kota Bekasi sudah mencapai di angka 10.095. Sebanyak 850 di antaranya masih aktif. Pasien mencapai 9.075 orang dan angka kematian sebanyak 170 orang.

Rekomendasi